MARAKNYA DUGAAN PRAKTIK TENAGA KESEHATAN YANG MELAMPAUI KEWENANGAN, AKTIVIS ANTIKORUPSI PEKALONGAN RAYA MINTA DINAS KESEHATAN BERTINDAK

    MARAKNYA DUGAAN PRAKTIK TENAGA KESEHATAN YANG MELAMPAUI KEWENANGAN, AKTIVIS ANTIKORUPSI PEKALONGAN RAYA MINTA DINAS KESEHATAN BERTINDAK

    BATANG – Maraknya dugaan praktik tenaga kesehatan yang diduga melampaui kewenangan profesinya di Kabupaten Batang mendapat sorotan dari Aktivis Antikorupsi Pekalongan Raya, Zaenuri. Menurut Zaenuri, pelayanan kesehatan merupakan sektor yang menyangkut keselamatan masyarakat sehingga harus diawasi secara serius oleh pemerintah dan instansi terkait.

    Oleh karena itu, dirinya meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Batang untuk meningkatkan pengawasan terhadap praktik-praktik pelayanan kesehatan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Batang. "Kami menerima berbagai informasi dan laporan masyarakat terkait adanya dugaan tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan melebihi kewenangan profesinya. Informasi tersebut tentu harus ditindaklanjuti dan diverifikasi oleh pihak yang berwenang, " ujar Zaenuri.

    Zaenuri mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan surat klarifikasi dan permohonan informasi kepada salah satu tenaga kesehatan yang diduga menjalankan pelayanan kesehatan menyerupai praktik dokter. Namun hingga saat ini belum diperoleh tanggapan atas surat yang telah dikirimkan tersebut. "Kami menghormati asas praduga tak bersalah. Oleh karena itu kami memilih menempuh langkah klarifikasi terlebih dahulu sebelum menyampaikan laporan kepada instansi yang berwenang, " tegasnya.

    Lebih lanjut, Zaenuri menyatakan bahwa pihaknya akan melakukan penelusuran dan penyisiran terhadap berbagai laporan masyarakat terkait dugaan praktik pelayanan kesehatan yang tidak sesuai dengan kompetensi, kewenangan, maupun perizinan yang berlaku. "Kami akan menginventarisasi seluruh laporan yang masuk dari masyarakat.

    Jika ditemukan indikasi pelanggaran, maka akan kami sampaikan kepada Dinas Kesehatan dan pihak terkait untuk dilakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku, " katanya. Zaenuri menilai pengawasan terhadap tenaga kesehatan harus dilakukan secara profesional, objektif, dan tanpa pandang bulu guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

        "Kami berharap Dinas Kesehatan Kabupaten Batang melakukan pengawasan secara menyeluruh. Tujuan kami bukan mencari kesalahan seseorang, melainkan memastikan bahwa pelayanan kesehatan kepada masyarakat berjalan sesuai aturan dan standar profesi yang berlaku, " ujarnya.

    Ia menambahkan bahwa masyarakat berhak memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, profesional, serta diberikan oleh tenaga kesehatan yang bekerja sesuai kompetensi dan kewenangannya. Kami akan terus mengawal persoalan ini sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pelayanan publik yang transparan, profesional, dan akuntabel, " pungkas Zaenuri.

    Edi Purwanto

    Edi Purwanto

    Artikel Sebelumnya

    Pondasi Menara Pylon Tepi Jauh dan Angkur...

    Artikel Berikutnya

    Jembatan Akan Di Bangun,TNI Bersama Warga...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista
    Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI
    TNI Kerahkan Alutsista dan Pasukan Khusus TNI AL  Intensifkan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
    Panglima TNI Bersama Menko Polkam Lepas Satgas Terpadu Port Visit 2026
    Tragedi PRT Benhil: Jangan Lindungi Pelaku, Negara Harus Berdiri di Pihak Korban¹
    𝘛𝘦𝘳𝘶𝘯𝘨𝘬𝘢𝘱 !  𝘛𝘢𝘵𝘢 𝘒𝘦𝘭𝘰𝘭𝘢  𝘉𝘜𝘔𝘋𝘦𝘴 𝘚𝘪𝘥𝘰 𝘋𝘢𝘥𝘪  𝘔𝘢𝘬𝘮𝘶𝘳 𝘒𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨𝘨𝘰𝘯𝘥𝘢𝘯𝘨  𝘑𝘢𝘥𝘪 𝘚𝘰𝘳𝘰𝘵𝘢𝘯, 𝘓𝘗𝘒𝘔  𝘛𝘦𝘮𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘫𝘶𝘮𝘭𝘢𝘩 𝘒𝘦𝘫𝘢𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘢𝘯
    H.M. Basri Budi Utomo:Proyek Negara Wajib Transparan, KDKMP  Jangan Jadi Misterig
    MARAKNYA DUGAAN PRAKTIK TENAGA KESEHATAN YANG MELAMPAUI KEWENANGAN, AKTIVIS ANTIKORUPSI PEKALONGAN RAYA MINTA DINAS KESEHATAN BERTINDAK
    Aktivis Anti Korupsi Kabupaten Pekalongan Adukan Dugaan Pengondisian Tender Rp.15 Miliar ke GNPK-RI Pusat
    Tragedi PRT Benhil: Jangan Lindungi Pelaku, Negara Harus Berdiri di Pihak Korban¹
    𝘛𝘦𝘳𝘶𝘯𝘨𝘬𝘢𝘱 !  𝘛𝘢𝘵𝘢 𝘒𝘦𝘭𝘰𝘭𝘢  𝘉𝘜𝘔𝘋𝘦𝘴 𝘚𝘪𝘥𝘰 𝘋𝘢𝘥𝘪  𝘔𝘢𝘬𝘮𝘶𝘳 𝘒𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨𝘨𝘰𝘯𝘥𝘢𝘯𝘨  𝘑𝘢𝘥𝘪 𝘚𝘰𝘳𝘰𝘵𝘢𝘯, 𝘓𝘗𝘒𝘔  𝘛𝘦𝘮𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘚𝘦𝘫𝘶𝘮𝘭𝘢𝘩 𝘒𝘦𝘫𝘢𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘢𝘯
    Aktivis Anti Korupsi Kabupaten Pekalongan Adukan Dugaan Pengondisian Tender Rp.15 Miliar ke GNPK-RI Pusat
    H.M. Basri Budi Utomo:Proyek Negara Wajib Transparan, KDKMP  Jangan Jadi Misterig
    MARAKNYA DUGAAN PRAKTIK TENAGA KESEHATAN YANG MELAMPAUI KEWENANGAN, AKTIVIS ANTIKORUPSI PEKALONGAN RAYA MINTA DINAS KESEHATAN BERTINDAK
    Masyarakat Antusias Nobar Piala Dunia Di Koramil 05/Reban
    Danrem 071/Wijayakusuma Pimpin Sertijab Dandim 0736/Batang
    Penutupan TMMD Dandim 0736/Batang Bacakan Amanat Pangdam IV/Diponegoro
    Jembatan Akan Di Bangun,TNI Bersama Warga Gelar Selamatan
    Dandim 0736/Batang Turun ke Lapangan, Cek Proges Pembangunan Jembatan Garuda

    Ikuti Kami